Poros Pelajar Depok: Sinergi Lintas Organisasi untuk Bangun Gerakan Kolaboratif

Depok, 9 November 2025 — Dalam rangka mempererat hubungan antarorganisasi pelajar Islam dan memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan bangsa, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan Pelajar Islam Indonesia (PII) menyelenggarakan Silaturahmi Organisasi Pelajar pada Minggu (9/11) di Gedung Sekretariat PC NU Cilodong, Kota Depok.
Kegiatan ini bertujuan memperkokoh tali persaudaraan sekaligus meningkatkan kolaborasi lintas organisasi pelajar dalam membangun karakter, intelektualitas, dan kepedulian sosial di kalangan pelajar se Kota Depok.
Dalam sambutannya, Ketua PD IPM Kota Depok Rahadian Fakhir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum memperkuat nilai dan sinergi antarorganisasi pelajar.
“Silaturahmi ini bukan sekadar ajang temu antarorganisasi, tetapi momentum untuk memperkuat komunikasi sebagai organisasi pelajar agar tetap menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, budaya diskusi, serta kerja sama yang konstruktif di antara pelajar lintas organisasi, sehingga dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelajar,” ujar Rahadian.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Kota Depok Sahal Rajabi menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar lintas organisasi melalui Poros Pelajar.
“Silaturahmi Poros Pelajar ini adalah langkah awal membangun kesadaran kolektif bagi kita sebagai organisasi pelajar di Depok. Kita yang hadir dari berbagai organisasi — IPNU, IPPNU, IPM, dan PII — harus bersatu dan berani berperan. Di tengah banyaknya isu pendidikan, kita harus mampu mengawal bersama. Pelajar Depok harus hadir sebagai poros perubahan. Lewat Poros Pelajar ini, kita memiliki ruang untuk berdialog, berdiskusi, dan berkolaborasi lintas organisasi serta lembaga pendidikan,” tuturnya.
Ketua PC IPPNU Kota Depok Selvi Febriyanti menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang produktif bagi pelajar untuk bertukar gagasan dan merancang program kolaboratif di bidang sosial dan pendidikan.
“Kami ingin menumbuhkan budaya dialog dan kerja sama yang konstruktif di antara pelajar lintas organisasi agar bersama-sama memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Selvi.
Sekretaris PC IPNU Kota Depok Muhammad Fikri menekankan pentingnya menjaga komunikasi lintas organisasi sebagai bentuk penguatan solidaritas pelajar.
“Kerja sama ini menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan semangat kolaboratif antarorganisasi pelajar di Depok, agar kita dapat menghadirkan gerakan yang bermanfaat dan berorientasi pada kemajuan pendidikan,” ujarnya.
Ketua PII Kota Depok Arkaan Radhitya menutup dengan harapan agar kolaborasi lintas organisasi pelajar ini menjadi wadah keberlanjutan sinergi ke depan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi tonggak awal terbentuknya gerakan pelajar Islam yang inklusif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” pungkas Arkaan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan rangkaian agenda meliputi forum diskusi lintas organisasi, pembacaan ikrar kebersamaan pelajar, dan doa bersama untuk persatuan bangsa.
Pada akhir kegiatan, para peserta menandatangani nota kesepahaman simbolis sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi organisasi pelajar di tingkat lokal maupun nasional.
Melalui kegiatan ini, IPM, IPNU, IPPNU, dan PII bersepakat untuk terus menjalin komunikasi serta kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan karakter pelajar, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan peningkatan literasi keislaman serta kebangsaan.



