Dr. M. Yana Aditya

PDM DEPOK – Workshop Konten Digital yang digelar Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kota Depok telah usai digelar, Ahad (28/1/2024). Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok Dr. H. Mochammad Yana Aditya mengatakan bahwa di era informasi digital ini tantangan akan adanya persaingan informasi itu sesuatu yang nyata.

Di era informasi digital ini, kata dia, sulit membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak. “Kita sulit membedakan mana informasi benar, mana hoax,” ujarnya.

Untuk itu, Yana berpesan, agar persaingan informasi memacu warga Persyarikatan untuk melek informasi. Kondisi semacam ini, dia menjelaskan, sangat rentan memicu timbulnya asimetri informasi, di mana ada satu pihak menguasai informasi lebih banyak dibandingkan pihak lain sehingga menimbulkan ketimpangan informasi. “Terjadilah yang namanya asymmetry war, sebagai contoh Muhammadiyah jadi terlihat kecil, padahal besar,” ujarnya.

Yana melanjutkan, Muhammadiyah di Kota Depok dikatakan besar atau kecil itu bergantung bagaimana pandangan dan respons dari informasi yang terbangun di media sosial. “Jika sekolah Muhammadiyah itu bagus, tapi medsosnya kosong, bisa berakibat informasi keunggulan sekolah tidak tersosialisasi, dan ujungnya bisa-bisa susah dapat siswa. Karena orang tua sekarang mencari sekolah bagus itu dari internet,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia mengajak peserta workshop yang merupakan warga Muhammadiyah Kota Depok untuk memasifkan syiar dan dakwah di media digital. Hal ini, kata dia, merupakan salah satu upaya untuk melawan asymmetry war ini. “Kita harus rajin menyosialisasikan kegiatan Muhammadiyah di lembaga masing-masing,” ujarnya.

Dunia hari ini tidak seperti dulu, lebih cepat, lebih keras. jika tidak beradaptasi, kita akan tertinggal. Dia mengatakan, era terus berubah, dulu tabligh harus dilakukan secara langsung, saat ini tabligh bisa dilakukan dengan teknologi, melalui video-video yang disebarkan ke berbagai media.

Kegiatan Workshop Konten Digital ini berlangsung selama dua hari pada Sabtu-Ahad, 27-28 Januari 2024. Adapun narasumber yang hadir, antara lain Direktur TVMU Dr. Makroen Sanjaya, Editor Berita Satu TV Muhammad Fakhruddin, Dosen DKV Saintekmu Usman Andrianto, Ketua MPI dan Dekan Fakombis Saintekmu Raihan Febriansyah, Pemred Depok Network Andi Maulana, CEO Penerbit Irfani Ahmad Soleh, serta fotografer dan dosen Uhamka Ihsan Suaeb. (sho)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini