Amal Usaha MuhammadiyahKeislamanPersyarikatanSeputar Depok

Tancap Gas Tahun 2026, KBIHU Muhammadiyah Depok Siap Lepas Jamaah Haji ke Tanah Suci

PDMDEPOK.COM – KBIHU Muhammadiyah Depok kembali menggelar kegiatan manasik haji sebagai bagian dari pembekalan jamaah haji tahun ini. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan edukatif dengan menghadirkan materi fiqih haji hingga praktik langsung tata cara ibadah haji sesuai tuntunan Muhammadiyah dan Kementerian Agama.

Sekretaris KBIHU Muhammadiyah Depok, Dr. Hariyadi, M.Pd., membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa manasik haji menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jamaah, tidak hanya secara administratif tetapi juga pemahaman spiritual dan teknis pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Manasik haji ini menjadi bekal penting bagi para jamaah agar memahami tata cara ibadah haji secara benar, tertib, dan sesuai tuntunan syariat. Harapannya, jamaah tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga matang secara spiritual,” ujarnya.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. KH. Ahmad Fihri, M.A., selaku Ketua KBIHU Muhammadiyah Depok sekaligus Sekretaris Umum MUI Kota Depok. Dalam paparannya, ia menjelaskan rangkaian fiqih haji dan filosofi hikmah ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menguraikan tuntunan ibadah haji berdasarkan sunnah Rasulullah SAW dan putusan Tarjih PP Muhammadiyah, mulai dari talbiyah, ihram, miqat, thawaf, sa’i antara Shafa dan Marwah, hingga prosesi puncak ibadah haji seperti wukuf di Arafah dan lempar jumrah.

“Haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Baitullah, tetapi perjalanan spiritual untuk membentuk pribadi yang lebih sabar, disiplin, ikhlas, dan bertakwa. Karena itu jamaah harus memahami makna dari setiap rangkaian ibadah yang dijalankan,” jelas KH. Ahmad Fihri, Sabtu (09/05/2026).

Setelah sesi teoritik, kegiatan dilanjutkan dengan praktik manasik haji yang dipandu langsung oleh H. Nurudin, pembimbing haji tersertifikasi Kementerian Agama. Praktik meliputi tata cara berihram, thawaf, sa’i, hingga simulasi lempar jumrah yang dilaksanakan di halaman MTs Muhammadiyah Kota Depok.

Menurut H. Nurudin, praktik langsung sangat penting agar jamaah memiliki gambaran nyata mengenai pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

“Dengan simulasi praktik seperti ini, jamaah bisa lebih memahami kondisi di lapangan sehingga saat berada di Makkah dan Madinah nanti mereka tidak bingung lagi menjalankan setiap rangkaian ibadah,” katanya.

Kegiatan manasik haji ini mendapat antusias tinggi dari para peserta yang berasal dari warga persyarikatan Muhammadiyah maupun jamaah haji mandiri. Selain menjadi sarana pembekalan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi media syiar dan edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemahaman ibadah haji yang benar.

Dengan terselenggaranya manasik haji ini, KBIHU Muhammadiyah Depok berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan memperoleh predikat haji yang mabrur.

Pasang Iklan-Mu di Sini (In Content)

Related Articles

Back to top button