Persyarikatan

PKM Internasional di Hiroshima, Dr. Erna Budiarti Perkuat Parenting Diaspora dengan Growth Mindset

PDMDEPOK.COM – Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasakti Bekasi melalui Program Studi Magister PAUD menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Hiroshima, Jepang, Rabu (08/04/2026). Kegiatan bertema “Pelatihan Storytelling berbasis Growth Mindset Parenting untuk Integrasi Diaspora Indonesia di Hiroshima, Jepang” ini berlangsung di Paviliun Rehana Restaurant, Higashihiroshima.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas keluarga diaspora Indonesia, khususnya dalam membangun pola asuh yang adaptif, komunikatif, dan relevan dengan tantangan global melalui pendekatan storytelling.

Dalam sambutan pembuka, Sekretaris Direktur Bidang II Sekolah Pascasarjana (SPS) Uhamka, Dr. Hj. Ihsana El-Khuluqo, M.Pd., menyampaikan bahwa PKM internasional merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kontribusi akademisi dalam menjawab kebutuhan diaspora Indonesia di luar negeri.

“PKM internasional ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi akademik Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Ketua PKM dari Pascasarjana Universitas Pancasakti Bekasi, Dr. Hj. Erna Budiarti, M.Pd., dalam paparannya menegaskan bahwa storytelling memiliki peran penting dalam membangun karakter anak dan memperkuat hubungan dalam keluarga. Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan growth mindset parenting dalam pola asuh masa kini.

“Storytelling berbasis growth mindset parenting menjadi pendekatan yang mampu menanamkan nilai positif sekaligus membangun kedekatan emosional dalam keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim PKM Internasional dari SPS Uhamka, Dr. H. Heri Solehudin, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara akademisi dan komunitas diaspora dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di luar negeri. Ia menilai kolaborasi lintas institusi menjadi kunci keberhasilan program pengabdian.

“Kolaborasi lintas institusi seperti ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan program yang berkelanjutan dan berdampak luas,” ungkapnya.

Wakil Ketua PPIH Hiroshima, Gandhi Napitupulu, M.Eng., dalam paparannya menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan diaspora, khususnya dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak di lingkungan internasional. Ia menekankan pentingnya pendekatan edukatif yang adaptif.

“Kegiatan ini memberikan perspektif baru bagi diaspora dalam menerapkan pola asuh yang lebih adaptif dan modern,” tuturnya.

Ketua KMIH Hiroshima, Adam Jehan, S.Hum., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata bagi komunitas diaspora Indonesia di Hiroshima, khususnya dalam memperkuat nilai keluarga.

“Program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pola asuh dan komunikasi keluarga diaspora,” ujarnya.

Turut hadir secara daring sebagai anggota PKM Internasional, yakni Dr. Hj. Ihsana El-Khuluqo, M.Pd. (Jakarta), Dr. M. Balya Ali Sya’ban, M.Pd. (Jakarta), Dr. Nita Priyanti, M.Pd. (Bekasi), Elyasa Hariangwibawa, S.ST. (Bogor), serta Rani Darmayanti, M.Pd. (Pasuruan). Adapun peserta kegiatan ini meliputi mahasiswa S2 dan S3 Universitas Hiroshima, pengurus dan anggota PPIH (Persatuan Pelajar Indonesia Hiroshima), pengurus dan anggota KMIH (Keluarga Muslim Indonesia Hiroshima), diaspora Indonesia di Hiroshima, serta peserta yang mengikuti secara luring dan daring dari Indonesia dan Jepang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun program pengabdian berkelanjutan yang mampu memperkuat kualitas keluarga diaspora Indonesia melalui pendekatan pendidikan yang inovatif.

Pasang Iklan-Mu di Sini (In Content)

Related Articles

Back to top button