‘Menulis adalah Jalan Sunyi, Jauh dari Gemerlap dan Sorot Kamera’

PDM DEPOK – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Essay Training & Workshop pada Ahad, 24 Agustus 2025. Acara yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting ini bertujuan untuk meningkatkan minat literasi dan kemampuan menulis esai di kalangan kader IMM.
Ketua DPD IMM Kalimantan Tengah, Aris Pratama Gunawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap minimnya budaya literasi di wilayahnya. “Kami akui, semangat berliterasi, khususnya menulis dan membaca, masih sangat minim. Dari ratusan kader, hanya 16 orang yang mendaftar untuk Call for Essay,” ujar Aris.
Aris berharap pelatihan ini dapat menjadi motivasi bagi kader lain untuk mulai menulis. Ia juga menekankan bahwa acara ini bukan perlombaan, melainkan sebuah program pendampingan intensif agar setiap peserta mampu menghasilkan esai yang baik.
Sementara itu, Ahmad Soleh, seorang penulis buku yang juga pernah menjabat sebagai sekretaris bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) DPP IMM, hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Soleh menekankan bahwa menulis adalah salah satu cara bagi kader untuk memahami dan mendalami organisasi.
Sekretaris MPI PDM Depok tersebut juga berbagi pengalamannya dalam menulis buku IMM Autentik, yang ia mulai dari keresahan dan refleksi pribadi. Ia menyebut proses menulis sebagai “jalan sunyi” yang membutuhkan dedikasi.
“Penulis memang jauh dari gemerlap dan sorot kamera, tapi penulis punya peran sangat penting dalam berbagai hal,” ujarnya.
Menurutnya, satu-satunya cara untuk bisa menulis adalah dengan terus berlatih. “Tulisan yang buruk lebih baik daripada tidak menulis sama sekali,” pesannya.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, DPD IMM Kalimantan Tengah berencana mengumpulkan seluruh esai terbaik dari para peserta. Rencananya, esai-esai tersebut akan diterbitkan menjadi sebuah buku, sebagai bukti konkret dari gerakan literasi yang digalakkan.



