FeaturedKeislamanPersyarikatan

Baitul Arqam PCM SUCI: Sekolah Muhammadiyah Unggul Berdampak, Menguatkan Akar, Melebarkan Manfaat

PDMDEPOK.COM – Kegiatan Baitul Arqam Sekolah Muhammadiyah se-Sukmajaya yang diselenggarakan PCM Sukmajaya Cilodong (SUCI) menghadirkan materi bertajuk Sekolah Muhammadiyah Unggul Berdampak oleh Dr. Gufron Amirullah. Dalam sesi yang dipandu oleh Winda Agus Wulandari, S.Pd., M.H., para guru dan tenaga pendidik diajak merefleksikan peran sekolah Muhammadiyah agar tidak hanya unggul secara kualitas, tetapi juga memberi manfaat luas bagi umat dan bangsa.

Dalam pemaparannya, Dr. Gufron menegaskan bahwa pengelolaan pendidikan harus berlandaskan nilai spiritual sebagaimana tercermin dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Hasyr ayat 18. Ia mengaitkan hal tersebut dengan keteladanan Ahmad Dahlan yang dikenal sebagai “Manusia Amal”.

“Kiai Dahlan tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi mewujudkannya dalam amal nyata. Amal usaha Muhammadiyah yang tersebar luas hingga hari ini menjadi bukti bahwa visi beliau tetap relevan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan pendidikan Muhammadiyah saat ini yang berada dalam situasi “melting pot”, yakni pertemuan berbagai kepentingan dan dinamika pemikiran. Menurutnya, kunci menghadapi tantangan tersebut terletak pada pola pikir.

“Jika kita memiliki growth mindset, maka sekolah akan terus berkembang. Namun jika terjebak pada fixed mindset, maka stagnasi tidak bisa dihindari. Mulailah dari hal kecil dan lakukan secara konsisten,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Gufron menekankan pentingnya pendidikan holistik yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk manusia seutuhnya. Ia mengajak peserta untuk merefleksikan posisi sekolah masing-masing dalam peta transformasi pendidikan, serta memastikan arah pengembangan yang tepat menuju sekolah unggul yang berdampak.

Menutup sesi, ia menekankan bahwa kunci utama keberhasilan terletak pada kualitas guru, terutama dalam hal sikap dan komitmen. “Attitude adalah yang utama. Guru Muhammadiyah harus memiliki militansi kader. Jika ingin maju, cari cara, bukan alasan,” pesannya.

Ia berharap para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam praktik pendidikan sehari-hari, sehingga sekolah Muhammadiyah dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pasang Iklan-Mu di Sini (In Content)

Related Articles

Back to top button