Cianjur, 13-14 Juli 2023
Rihlah dakwah ini sebagai rentetan dari pelatihan kader mubaligh yg dilaksanakan setiap hari Sabtu selama 3 bulan di SD Muhammadiyah 3 pondok Cina.
Kegiatan rihlah dakwah ini diadakan di daerah Cianjur Cipanas Jawa Barat.
Pukul 13.00 hari Jumat kami berkumpul di kantor pimpinan daerah muhammadiyah kota Depok. Setelah berkumpul semua acara diawali
dengan pelepasan oleh Ketua PDM Kota Depok.

Acara ini dihadiri 28 orang mubaligh/ mubalighah terdiri dari panitia dan peserta kami berangkat dengan 6 mobil pribadi.
Selanjutnya kami berangkat menuju Islamic Center Muhammadiyah (IMC) Cianjur.
Perjalanan lumayan memakan waktu karena arus lalu lintas padat merayap…. Maklum masih libur anak sekolah, meskipun padat merayap kami menikmati pemandangan alam yang sangat indah. Hamparan kebun teh terdapat di kanan kiri sehingga membuat hati kami tenang dan damai. Akhirnya kami sampai di IMC pukul 17.00 kami disambut dengan sambutan yg hangat sehangat cuaca sore itu. Sesampai di sana kami para ibu disambut oleh santriwati selanjutnya dibawa ke kamar asrama putri untuk istirahat.
Setelah adzan Maghrib kami melaksanakan salat magrib berjamaah dilanjutkan dengan ramah tamah yang dihadiri oleh pimpinan daerah Muhammadiyah Kabupaten Cianjur, perwakilan islamic Center Muhammadiyah Cianjur, pimpinan daerah muhammadiyah kota Depok, panitia rihlah dakwah dan tak lupa pula beserta rihlah dakwah.
Waktu makan malam pun tiba kami disajikan nasi liwet yang enak sekali.
Setelah makan kami pun dibawa ke sebuah masjid yang tak jauh dari kawasan pondok pesantren untuk menghadiri pengajian ranting yang di bawah pimpinan cabang Cianjur. Sambutan masyarakat begitu luar biasa kami disambut di sana dan dihidangkan berbagai macam makanan serta kopi. Makanan itu terdiri dari bala-bala, rengginang, dan yang paling kami favoritkan yaitu cilok. Hmmmh yummy.
Kegiatan pengajian ini diisi oleh salah satu peserta pelatihan mubaligh yang menceritakan tentang perbedaan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Kegiatan berlangsung sampai pukul kemudian kami pun beristirahat di tempat yang telah disediakan.
Pukul 03.00 pagi, kami sudah bergegas menuju masjid untuk melaksanakan qiyamul lail, dilanjut dengan kultum dari salah satu peserta latihan Mubaligh Muhammadiyah.
Dilanjut dengan salat subuh berjamaah. Acara pun berlanjut dengan kultum.
Kultum sabtu pagi, 15 Juli 2023
Cipanas cianjur bertema:
Faktor terciptanya keluarga sakinah
Pukul 06.00 dilanjut dengan acara materi dari pimpinan daerah Muhammadiyah Cianjur tentang tantangan dakwah di Cianjur.
Materi dari PDM Cianjur
Tantangan Dakwah di cianjur
1. Kristenisasi apa betul? Dimana?
2. Mengapa terjadi bencana gempa? Apakah hal tersebut sebuah azab atau peringatan bagi penduduk yang konon katanya banyak terjadinya kristenisasi dan lgbt.
Pimpinan daerah Muhammadiyah Cianjur menjawab bahwa:
– musibah gempa bukan semata-mata azab, menurut ilmu pengetahuan Titik gempa di Cugenang. Bahkan salah satu yg membangun ICM atau donatur tetap adalah salah satu terdampak.
Ada kejadian 10 menit sebelum gempa bupati sedang mengadakan pelatihan guru TK, Alhamdulillah selamat.
Dan Musibah untuk orang yg beriman adalah ujian
– Ciranjang diisukan daerah kristenisasi, sebenarnya daerah tersebut peninggalan Belanda dari awal memang sudah kristen dan ada komunitas kristennya.
– Cianjur mayoritas Nahdliyyin sehingga Muhammadiyah dianggap wahabi dll
– Berkah gempa, syiar Muhammadiyah terlihat gerakan sosialnya (MDMC), sehingga warga sekitar sangat berterima kasih dan sangat terbuka twrhadap Muhammadiyah.

Tambahan ustadz PDM Cianjur
– MEDIA terlalu membesarkan isu-isu yg sensitif
– Kawin kontrak ada di daerah puncak khususnya orng Arab.
– Lembah Carmel adalah pusat diklat pendeta ada di cianjur
– Ada lempengan patahan baru di daerah Cugenang
– Muhammadiyah di cianjur ormas ke-3 NU, Persis, baru Muhammadiyah
13. Bahasa Kutitipkan Muhammadiyah Kepadamu diucapkan KH. Ahmad Dahlan ketika di cianjur

Tanya jawab:
1. Amal usaha Muhammadiyah di Cianjur apa saja?…. Dominan di pendidikan…. Awalnya cianjur kota dan cipanas sekarang Perkembangan sudh ke cianjur selatan… Berdirinya SMK Aljabar berbasis Muhammadiyah….berdiri juga SD Aisyiyah.
2. PDM cianjur
Ada 17 Cabang tetapi ranting tidak mesti…. Ketua PDM sekaligus menjabat sekretaris MUI

Geliat dakwah khusus karena cianjur daerah wisata…. Bagaimana…. Belum ada dakwah komunitas

Kegiatan Aisyiyah
Baru PCA Cipanas… Pengajian bareng bapak-bapak

Islamic center Aisyiyah Cianjur
TK, SD Aisyiyah

Bpk Dhorofi….
Ekonomi bagaimana? Aum mengembangkan koperasi simpan pinjam… Dan mengelola dana pensiun.

Bu Marah: mata pencaharian disini apa? Petani sayuran

Bpk Dhorifi…. Kaderisasi bagaimana?
Melalui IPM dan mengirimkan kader melalui pelatihan-pelatihan.

Mar’ah: keunggulan ponpes ICM?
Jawab:
1. Program Muhadhoroh, malam kamis dan malam ahad. Ahad subuh langsung ditampilkan
2. Tapak suci
3. Sekolah Kader

Bahasa… Belum menggunakan bilingual

Kegiatan kami lanjutkan dengan perjalanan menuju kawasan bencana dengan menggunakan mobil pribadi. Perjalanan cukup jauh kami masuk ke pelosok-pelosok desa melewati kebun teh yang hijau di kanan kiri serta jalanan yang tidak mulus. Sesampai di tempat pengungsian kami mendapati hunian sementara yang dibangun oleh mdmc Muhammadiyah. Ada perasaan bangga dan haru menjadi bagian dari Muhammadiyah. Kami pun disambut oleh pak Asep sebagai ketua yang menyalurkan dana dari Muhammadiyah. Sosok pak Asep seperti orang Cina yang sekilas ketika kita ketika kami bertemu ada perasaan ragu apakah benar ini orang Muhammadiyah atau memang orang Cina yang menetap di sana. Ternyata Alhamdulillah pak Asep asli orang Cianjur dan memang lulusan dari pondok pesantren Muhammadiyah Darul agung Garut. Benar kata pepatah jangan melihat sesuatu dari covernya saja.
Di sana kami disambut dipengungsian, dan dibawa ke sebuah sekolah ya h baru dibangun pemerintah. Kami mengumpulkan anak-anak kelas 1 sampai kelas 3 di dalam sebuah kelas. Kami memberikan motivasi, permainan-permainan yang menyenangkan, menyambung ayat-ayat suci Alquran, menghafal doa-doa, dan kegiatan lain yang menyenangkan. Alhamdulillah mereka sangat antusias dan merasa senang. Waktu pun tak terasa tibalah pukul 11.30 siang, kamu pun diingatkan panitia untuk bergegas bersiap-siap kembali ke ICM. Ada perasaan senang dan sedih campur baur. Kamipun kebali ke ICM.
Pukul 12.30 kami sudah tiba kembali di ICM, dan selanjutnya …. kami pun makan siang dilanjut dengan shalat berjamaah. Pukul14.00 kami semua bersiap-siap kembali ke rumah masing-masing. Alhamdulillah kegiatan 2 hari ini berjalan aman dan lancar. Terima kasih semua panitia yang telah bekerja keras untuk mendampingi kami para peserta sehingga menemukan pengalaman-pengalaman baru yang menyenangkan. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua.
Assalamualaikum
Depok- Cianjur- Bojonggede

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini