Depok, 9 Juli 2023 – Panti Asuhan Muhammadiyah Yuliwis Resman, yang dipimpin oleh Ust. Hariyadi, M.Pd, telah mengembangkan usaha kreatif ekonomi yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian dalam mengurus panti, biaya operasional, dan pendidikan anak asuh di panti tersebut. Terletak di Jalan Arsip Nasional RI No A1, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, panti asuhan ini telah sukses membangun tiga jenis usaha kreatif, yaitu budi daya ikan lele dan nila merah, peternakan kambing, serta desain dan percetakan.

Salah satu usaha yang menjadi kebanggaan panti asuhan ini adalah budi daya ikan lele dan nila merah. Dengan menggunakan lahan yang tersedia di sekitar panti, mereka berhasil mengembangkan kolam budidaya ikan lele dan nila merah secara intensif. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi di panti, hasil panen ikan ini juga dijual kepada masyarakat sekitar, memberikan kontribusi dalam menciptakan pendapatan mandiri yang mendukung keberlanjutan operasional panti asuhan.

Selain itu, panti asuhan ini juga mengelola peternakan kambing yang menjadi sumber pendapatan tambahan. Anak-anak asuh turut berpartisipasi dalam pemeliharaan kambing dan mempelajari cara beternak yang baik. Daging kambing yang dihasilkan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumsi panti, tetapi juga dijual kepada masyarakat sekitar. Usaha ini tidak hanya mengurangi beban biaya operasional, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak asuh untuk belajar dan terlibat dalam kegiatan ekonomi.

Selain kegiatan budi daya ikan dan peternakan kambing, panti asuhan ini juga mengembangkan usaha desain dan percetakan. Anak-anak asuh yang memiliki minat dan bakat dalam desain grafis diberikan pelatihan untuk mengembangkan keterampilan mereka. Panti ini menawarkan jasa desain dan percetakan untuk kebutuhan sekitar, seperti pembuatan brosur, undangan, dan merchandise. Pendapatan dari usaha ini tidak hanya digunakan untuk mendukung operasional panti, tetapi juga memberikan peluang bagi anak-anak asuh untuk mengasah keterampilan mereka dan meraih kemandirian ekonomi di masa depan.

Ust. Hariyadi, M.Pd, kepala panti asuhan Muhammadiyah Yuliwis Resman, menyampaikan pentingnya usaha kreatif ekonomi dalam menciptakan kemandirian panti asuhan. “Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anak-anak asuh dalam berwirausaha. Usaha kreatif ini tidak hanya menciptakan sumber pendapatan untuk panti, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang tanggung jawab, kerja keras, dan kebersamaan,” ujarnya.

Keberhasilan panti asuhan Muhammadiyah Yuliwis Resman dalam mengembangkan usaha kreatif ekonomi telah membuktikan bahwa kemandirian dapat dicapai melalui kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi antara pengurus dan anak-anak asuh. Melalui usaha-usaha ini, panti asuhan tersebut terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan, perlindungan, dan kemandirian kepada anak-anak asuhnya, serta memberikan dampak positif pada masyarakat sekitar.

Dalam upaya untuk memperluas dampaknya, panti asuhan Muhammadiyah Yuliwis Resman juga menjalin kemitraan dengan instansi pemerintah dan swasta. Mereka mengadakan pelatihan dan workshop bagi anak-anak asuh untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih luas dalam usaha kreatif ekonomi. Selain itu, panti asuhan ini juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar yang ingin bekerja sama dalam pengembangan usaha kreatif tersebut.

Dengan usaha kreatif ekonomi yang sukses, Panti Asuhan Muhammadiyah Yuliwis Resman terus berkomitmen untuk menciptakan kemandirian dalam mengurus panti dan mendukung pendidikan anak-anak asuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini