Gelar Audiensi, LazisMu Kota Depok Gandeng LPCRPM, Perkuat Kolaborasi Program Idul Adha 1447 H
PDMDEPOK.COM — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Kota Depok menggelar audiensi strategis dengan Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) PDM Kota Depok pada Sabtu (18/4/2026), bertepatan dengan 1 Dzulqa’dah 1447 H di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok. Pertemuan ini membahas penguatan sinergi kelembagaan dalam persiapan Program Idul Adha 1447 H (Idul Qurban), dengan fokus pada integrasi data, optimalisasi penghimpunan dana, serta efektivitas distribusi.
Dalam audiensi tersebut, LazisMu Kota Depok memaparkan arah kebijakan program Idul Adha yang dirancang secara terstruktur, terdata, dan terpublikasi, mengacu pada pola pengelolaan program Ramadhan sebelumnya. Pendekatan ini menitikberatkan pada penguatan peran masjid melalui sinergi bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), cabang, dan ranting Muhammadiyah.
Ketua Badan Pengurus LazisMu Kota Depok, Dr. Hj. Farahdibha Tenrilemba, M.Kes. menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam optimalisasi program.
“Kami sangat terbuka dan mendukung penuh sinergi serta kolaborasi antar majelis dan lembaga di PDM Kota Depok, agar setiap program kami yang beririsan dan terkait dapat dimaksimalkan melalui integrasi data dan pengelolaan yang terpusat, sehingga berjalan lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Farahdibha juga menambahkan bahwa LazisMu tidak bermaksud mengambil alih peran masjid, melainkan memperkuat sistem tata kelola. Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan transparansi serta memastikan distribusi qurban berlangsung lebih merata, adil, dan tepat sasaran.

Salah satu kesepakatan utama dalam audiensi ini adalah integrasi data Muzaki dan Mustahik (Asnaf) pada tingkat cabang dan ranting melalui satu sistem metadata terpusat. Pengelolaan data dilakukan melalui LPCRPM Kota Depok sebagai basis koordinasi cabang, ranting, hingga masjid, guna meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi program filantropi.
Sementara itu, Ketua LPCRPM PDM Kota Depok, Ustaz Achmad Fachrudin, S.Kom., M.Pd. menekankan pentingnya sistem terintegrasi dalam mendukung pengambilan kebijakan.
“Kami sepakat bahwa data Muzaki dan Mustahik harus dikelola dalam satu sistem terpadu melalui LPCRPM dan LazisMu, sehingga program qurban dan filantropi lainnya dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Achmad Fachrudin juga mengimbau seluruh pengurus cabang, ranting, serta DKM masjid untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengisian dan pembaruan data berbasis digital. Pembaruan data tersebut nantinya menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan program yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan.
Dalam aspek teknis pelaksanaan, LazisMu menggandeng LPCRPM untuk memperkuat basis data masjid dan jaringan kelembagaan. Kolaborasi ini mencakup penyediaan akses data yang komprehensif serta pendampingan kepada DKM agar mampu berperan optimal sebagai pusat penghimpunan dan distribusi daging qurban.
Pada sektor penghimpunan, LazisMu menargetkan capaian yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp400 juta. Selain itu, LazisMu juga akan memperkuat sistem distribusi daging qurban, khususnya bagi masjid yang mengalami keterbatasan, melalui pendataan yang lebih transparan dan terdokumentasi. Pengembangan skema “qurban terkelola” turut disiapkan untuk melayani individu maupun institusi dalam proses penghimpunan, penyembelihan, hingga pendistribusian hewan qurban.
Strategi penghimpunan juga diperluas melalui penguatan jaringan eksternal, meliputi perusahaan, lembaga, dan mitra strategis, termasuk kerja sama dengan penyedia hewan qurban. Peran Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan kader turut dioptimalkan, termasuk dalam pelibatan relawan untuk mendukung proses penghimpunan serta monitoring kegiatan di lapangan.
Sebagai tindak lanjut, LazisMu akan menyiapkan relawan untuk terjun langsung ke cabang dan ranting dalam rangka sosialisasi program dan pendataan Muzaki–Mustahik. Relawan juga direncanakan hadir pada hari pelaksanaan penyembelihan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai standar operasional.
Dalam rangka sosialisasi program, LazisMu menjadwalkan kegiatan pemaparan umum pada 25 April 2026, dilanjutkan dengan pendalaman teknis pada 26 April 2026. Selain itu, akan dilakukan roadshow ke sejumlah wilayah prioritas, antara lain Beji, Depok Barat, Sawangan, dan Bojongsari, bekerja sama dengan LPCRPM. Kegiatan ini akan didukung oleh media publikasi seperti spanduk dan materi sosialisasi lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan kedua lembaga, yakni Sekretaris LazisMu Kota Depok Cheirunnisa Gunawan, S.Sos., bendahara LazisMu Kota Depok, Muhammad Rivaldi, S.Ak., serta anggota LPCRPM PDM Kota Depok Ahmad Noval, S.I.Kom., M.Pd.
Melalui sinergi ini, pelaksanaan Program Idul Adha 1447 H di lingkungan Muhammadiyah Kota Depok diharapkan dapat berjalan lebih terkoordinasi, transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Depok. (Noval)



