Persyarikatan

Uhamka Gelar PKM Internasional di Hiroshima-Jepang, Heri Solehudin Soroti Pentingnya Integrasi Diaspora Lewat Digital

PDMDEPOK.COM – Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) Jakarta melalui Program Studi Magister IPS menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Hiroshima, Jepang, Rabu (08/04/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Pendampingan Keterampilan Digital dan Sosial Media untuk Integrasi Diaspora Indonesia di Hiroshima, Jepang.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Uhamka dalam memperluas kontribusi akademik di kancah global sekaligus memperkuat peran diaspora Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial.

Ketua Tim PKM Internasional dari SPS Uhamka, Dr. H. Rd. Heri Solehudin, MM menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga strategis dalam membangun konektivitas sosial diaspora Indonesia di luar negeri. Menurutnya, kemampuan digital menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi tantangan global saat ini.

“PKM ini merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendampingi diaspora Indonesia agar mampu beradaptasi secara sosial dan digital di lingkungan global,” ujar Heri dalam keterangannya.

Dr Heri Solehudin memberikan paparan pada acara PKM Internasional di Hiroshima, Jepang, Rabu (8/42026).

Heri Solehudin juga menambahkan bahwa penguatan literasi digital dapat menjadi jembatan dalam membangun identitas sekaligus jejaring diaspora Indonesia di Jepang.

“Kami ingin memastikan diaspora tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat integrasi dan promosi potensi diri,” tambahnya.

Heri Solehudin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas komunitas dalam menyukseskan program ini. Ia menyebut bahwa keterlibatan organisasi mahasiswa dan pelajar Indonesia di Hiroshima menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan.

“Kolaborasi ini menjadi kunci agar program PKM tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan dan berdampak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KMIH Hiroshima, Adam Jehan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan diaspora, khususnya mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Jepang.

“Kegiatan ini memberikan bekal penting bagi kami dalam meningkatkan kemampuan digital yang sangat dibutuhkan di era saat ini. Pendampingan seperti ini membantu diaspora Indonesia untuk lebih percaya diri dalam berinteraksi dan berkontribusi di lingkungan internasional,” katanya.

Disela-sela kegiatan PKM Internasional di Hiroshima-Jepang Dr. Heri Solehudin memberikan buku Negara Pancasila karyanya kepada Wakil Ketua PPIH-Gandhi Napitupulu, M.Eng. Hiroshima, 8 April 2026..

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua PPIH Hiroshima, Gandhi Napitupulu, M.Eng. Dalam paparannya, Gandhi menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi dan komunitas diaspora dalam memperkuat posisi Indonesia di luar negeri.

“Diaspora memiliki peran strategis sebagai duta bangsa, sehingga perlu didukung dengan keterampilan yang relevan, termasuk dalam bidang digital. Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta ekosistem diaspora yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing global,” tutur Gandhi.

Hadir secara online, Sekretaris Direktur Bidang II Sekolah Pascasarjana, Dr. Hj. Ihsana El-Khuluqo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

“PKM internasional ini menjadi bukti komitmen Uhamka dalam menghadirkan kontribusi nyata di tingkat global. Kami berharap kegiatan ini mampu mempererat hubungan antara akademisi dan diaspora serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tuturnya,

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PKM dari Pascasarjana Universitas Pancasakti Bekasi, Dr. Hj. Erna Budiarti, M.Pd. Dalam paparannya, Erna menekankan pentingnya peningkatan kapasitas individu diaspora melalui pendekatan edukatif yang aplikatif.

“Pendampingan keterampilan digital menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia diaspora Indonesia. Dengan kemampuan digital yang baik, diaspora dapat lebih mudah beradaptasi dan berkontribusi dalam berbagai sektor di negara tempat mereka berada,” pungkasnya.

Kegiatan PKM Internasional ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi program berkelanjutan yang mampu memperkuat peran diaspora Indonesia di tingkat global, khususnya di Jepang. Turut hadir secara daring sebagai anggota PKM Internasional, yakni Dr. Hj. Ihsana El-Khuluqo, M.Pd. (Jakarta), Dr. M. Balya Ali Sya’ban, M.Pd. (Jakarta), Dr. Nita Priyanti, M.Pd. (Bekasi), Elyasa Hariangwibawa, S.ST. (Bogor), serta Rani Darmayanti, M.Pd. (Pasuruan).

Adapun peserta kegiatan ini meliputi mahasiswa S2 dan S3 Universitas Hiroshima-Jepang, pengurus dan anggota PPIH (Persatuan Pelajar Indonesia Hiroshima), pengurus dan anggota KMIH (Keluarga Muslim Indonesia Hiroshima), diaspora Indonesia di Hiroshima, serta peserta yang mengikuti secara luring dan daring dari Indonesia dan Jepang.

Pasang Iklan-Mu di Sini (In Content)

Related Articles

Back to top button