Teguhkan Ideologi dan Profesionalitas, PDM Kota Depok Gelar Baitul Arqam Guru

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok melalui Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) bersama Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Majelis Dikdasmen PNF) menggelar Baitul Arqam (BA) Guru Muhammadiyah Kota Depok bertema “Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Keteladanan, dan Profesionalisme Guru Muhammadiyah” di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Jumat-Ahad, 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Dodi Sutrisno, Ketua Pelaksana melaporkan bahwa BA Guru kali ini diikuti oleh 46 guru dari 31 sekolah Muhammadiyah se-Kota Depok. BA ini merupakan bagian dari upgrading wawasan peneguhan ideologi Muhammadiyah dan penguatan kompetensi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme kerja di lingkungan persyarikatan.
Ali Wartadinata, Ketua PDM Kota Depok menegaskan tentang pentingnya membangun profesionalitas guru. “Di Muhammadiyah, guru tidak sekadar sebagai guru yang mengajar di sekolah, lebih dari itu, guru juga merupakan kader persyarikatan dan agen perubahan”. Senada, Ade Kurnia, Ketua Majelis Dikdasmen PNF Kota Depok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MPKSDI yang telah secara rutin mengawal proses perkaderan untuk guru-guru Muhammadiyah di Kota Depok. “Semoga dengan BA Guru ini, para guru dapat lebih mengenal Muhammadiyah dan kemudian berkomitmen untuk menjadi kader persyarikatan”.
Selama 3 hari, peserta mendapatkan berbagai materi dari para pembicara pakar di bidangnya, baik dalam bidang keagamaan, ke-Muhammadiyah-an, hingga pendidikan. Para pembicara di antaranya, Ahmad Fihri, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kota Depok yang menjelaskan tentang hakikat Islam. Dani Putra Wakil Ketua PDM Kota Depok menjabarkan tentang Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), Jaja Nurjanah Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Depok menyampaikan terkait Risalah Islam Berkemajuan.

Ketua PDM Ali Wartadinata turut menyampaikan profil dan kompetensi guru sebagai kader persyarikatan. Nur Fajri Romadhon sebagai Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid menjelaskan perihal tuntutan ibadah sesuai putusan tarjih. Sementara Ketua Majelis Dikdasmen PNF Kota Depok Ade Kurnia memperkuat para guru dengan menyampaikan strategi pengembangan Sekolah Muhammadiyah yang unggul dan berdaya saing.
Para guru juga mendapatkan pembekalan soal implementasi Deep Learning untuk Guru Muhammadiyah oleh Gufron Amirullah Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah sekaligus Staf Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi. Agenda ditutup dengan materi Ideologi Muhammadiyah oleh Mahfan Ketua MPKSDI PDM Kota Depok. Selain pemberian materi, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas seperti shalat tahajud berjamaah, tadarus makna, outbond, dan lainnya. (mrf)



