Di Baitul Arqam, Para Guru Belajar Implementasi Deep Learning
Saat ini di sekolah, sering terjadi fenomena Schooling without Learning atau sekolah tanpa belajar. Akibatnya banyak murid yang setiap hari datang ke sekolah, namun sejatinya tidak mengikuti proses belajar secara maksimal. Fenomena ini menjadi pembuka sesi Implementasi Deep Learning untuk Guru Muhammadiyah yang Adaptif, Kreatif, dan Berkemajuan pada Baitul Arqam Guru Sekolah Muhammadiyah Kota Depok yang berlangsung di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Materi yang dibawakan oleh Gufron Amirullah, Wakil Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini mengupas tentang merancang pembelajaran mendalam.
Gufron menyampaikan bahwa mengajar itu ibarat memasak. Guru dituntut untuk meramu resep yang pas, memasak resep tersebut dengan baik, hingga menyajikannya secara efektif dan menarik. Staf Ahli Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) ini memberikan banyak tips praktis yang dapat dipraktekkan langsung oleh para guru sekembalinya ke sekolah. “Guru itu harus kreatif. Kalau gurunya kreatif, murid akan bersemangat dan menantikan pelajaran dari gurunya. Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik dan interaktif dengan para siswa, sehingga pesan dapat tersampaikan secara maksimal”, jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gufron yang masih aktif mengajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (FKIP UHAMKA) ini menjabarkan proses perencanaan pembelajaran mendalam. Mulai dari dimensi profil lulusan, desain pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen. Peserta BA juga diajak melakukan diskusi kelompok terkait 4 aspek tersebut.
Sesi diakhiri dengan motivasi dari Gufron untuk para guru agar memanfaatkan setiap peluang yang ada, baik beasiswa studi lanjut atau peluang lainnya. “Kalau ingin muridnya berkembang, gurunya juga harus selalu berkembang. Kalau ingin muridnya bertumbuh, guru harus mau bertumbuh”. (mrf)



