DinamikaPersyarikatan

Baitul Arqam PCM Cimanggis-Tapos: Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Kepemimpinan

Iklan-Mu (Banner)

PDM DEPOK, TAPOS — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cimanggis-Tapos menyelenggarakan Baitul Arqam sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat ideologi, kepemimpinan, dan semangat bermuhammadiyah di lingkungan Persyarikatan. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Kepemimpinan, Mewujudkan PCM Cimanggis-Tapos Berkemajuan.”
Kegiatan berlangsung pada Sabtu–Ahad, 8–9 Agustus 2026, bertepatan dengan 25–26 Safar 1448 H, bertempat di Rumah Tahfidz Qur’an Ibnu Sina, Tapos, Kota Depok.

Baitul Arqam diikuti oleh unsur pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Cabang Cimanggis Tapos, dan kader-kader Muhammadiyah sebagai ruang pembinaan untuk memperkuat pemahaman keislaman, ideologi Muhammadiyah, wawasan kepemimpinan, serta komitmen dalam menggerakkan Persyarikatan di tingkat cabang dan ranting.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok, H. Ali Wartadinata, menyambut baik pelaksanaan Baitul Arqam PCM Cimanggis-Tapos. Menurutnya, kegiatan perkaderan seperti ini sangat penting untuk memperkuat konsolidasi dan kualitas sumber daya manusia Muhammadiyah.

Ia mengimbau seluruh peserta untuk terus menjaga dan meningkatkan semangat dalam bermuhammadiyah. Muhammadiyah, menurutnya, membutuhkan kader-kader yang memiliki keberanian untuk bergerak, mengambil peran, dan menghadirkan kemajuan di tengah masyarakat.

Saat memberikan sambutan, H. Ali Wartadinata menyampaikan pentingnya memiliki 2T dalam bermuhammadiyah, yaitu Tekad dan Nekat.

“Kalau Muhammadiyah ingin maju, kita harus punya 2T: Tekad dan Nekat. Tekad untuk memajukan Muhammadiyah dan nekat untuk berbuat, bergerak, serta mengambil tanggung jawab. Jangan hanya memiliki keinginan, tetapi tidak berani melangkah,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa semangat bermuhammadiyah harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kader Muhammadiyah dituntut tidak berhenti pada pemahaman dan wacana, tetapi berani mengambil peran dalam dakwah, pendidikan, sosial, ekonomi, dan berbagai bidang kehidupan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) PDM Kota Depok, Ust. Mahfan, MA., menegaskan bahwa Baitul Arqam memiliki posisi strategis dalam meneguhkan kembali semangat bermuhammadiyah.

“Perkaderan melalui Baitul Arqam penting untuk meneguhkan semangat bermuhammadiyah. Kader tidak cukup hanya memahami Muhammadiyah secara organisasi, tetapi harus memiliki kesadaran ideologis, militansi, dan komitmen untuk terus berjuang memajukan Persyarikatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa semangat bermuhammadiyah perlu terus dirawat agar kader tidak hanya menjadi bagian dari struktur organisasi, tetapi benar-benar menjadi penggerak dakwah dan amal usaha Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Ketua PCM Cimanggis-Tapos, Faizal Ridwan Zamzami, AWP., CFIA., dalam sambutannya menekankan pentingnya Baitul Arqam sebagai bagian dari proses perkaderan Muhammadiyah. Perkaderan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan formal, tetapi sebagai proses membangun kesadaran, loyalitas, kapasitas, dan militansi kader dalam menjalankan amanah Persyarikatan.

Menurutnya, kemajuan Muhammadiyah sangat ditentukan oleh kualitas kader yang memiliki pemahaman ideologi yang kuat sekaligus mampu menerjemahkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan nyata. (as)

Iklan-Mu (In Content)
Iklan-Mu (In Content)

Related Articles

Back to top button

https://dolanlink.com/

https://dolankumau88.com/

https://opalsaya88.com/

https://gokumania88.com/

https://gokunih.com/

https://opalkhusus01.org/

https://opalsaya89.com/

https://opalutama.com/

https://skwslot.net/

https://cairbos569.com/

https://cairbosjp.com/

https://caiboswild.com/

https://cairbos.net/