Ketua MPI PDM Kota Depok Kunjungi SD Muhammadiyah 3 Depok, Dalami Model Manajemen Komunikasi Sekolah

PDM DEPOK — Oleh: Mahfan Khalilurrahman*
SD Muhammadiyah 3 Pondok Cina Depok mendapat kunjungan khusus dari M. Raihan Febriansyah, S.I.Kom., M.Si., Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok, Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penelitian yang dilakukan Raihan dalam rangka penyusunan disertasi doktoralnya yang berjudul “Model Manajemen Komunikasi Sekolah Dasar dan Menengah Muhammadiyah di Kota Depok untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan.”
Kehadiran Raihan di SD Muhammadiyah 3 Depok tidak sekadar sebagai pimpinan salah satu majelis di lingkungan PDM Kota Depok, tetapi juga sebagai seorang akademisi yang sedang melakukan kajian mendalam mengenai bagaimana komunikasi dikelola di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Sosok Penggerak Literasi Digital Muhammadiyah
M. Raihan Febriansyah, S.I.Kom., M.Si. merupakan salah satu kader dan aktivis Muhammadiyah di Kota Depok yang memiliki perhatian terhadap bidang komunikasi, informasi, literasi, dan pengembangan media digital Persyarikatan.
Saat ini, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kota Depok. Dalam kapasitas tersebut, Raihan aktif mendorong penguatan budaya literasi dan publikasi di lingkungan Muhammadiyah, termasuk di sekolah dan madrasah Muhammadiyah.
Perhatian tersebut terlihat dalam berbagai kegiatan MPI PDM Kota Depok. Pada Agustus 2026, misalnya, Raihan menjadi narasumber dalam Workshop Penulisan Berita bagi kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut ia menekankan pentingnya publikasi digital bagi lembaga pendidikan untuk membangun reputasi.
Di sisi akademik, Raihan juga tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta. Latar belakang akademik dan pengalamannya di bidang komunikasi serta aktivitas Persyarikatan tersebut menjadi modal penting dalam penelitian yang sedang dilakukannya.
Menggali Praktik Komunikasi di Sekolah Muhammadiyah
Dalam kunjungan ke SD Muhammadiyah 3 Depok, Raihan melihat secara langsung berbagai aktivitas pendidikan dan lingkungan sekolah. Ia juga menggali informasi mengenai pola komunikasi yang dibangun sekolah, baik komunikasi internal antara kepala sekolah, guru, dan peserta didik maupun komunikasi eksternal dengan orang tua, masyarakat, serta Persyarikatan Muhammadiyah.
Menurut perspektif penelitian yang sedang dikembangkan, komunikasi sekolah merupakan salah satu unsur penting dalam membangun kualitas pendidikan. Sekolah tidak cukup hanya memiliki program pendidikan yang baik, tetapi juga harus mampu mengkomunikasikan program, nilai, prestasi, dan berbagai keunggulannya kepada masyarakat.
Di era digital, kemampuan sekolah dalam mengelola komunikasi menjadi semakin strategis. Website, media sosial, grup komunikasi orang tua, dokumentasi kegiatan, hingga publikasi di media massa dapat menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan dan reputasi lembaga pendidikan.
Hal ini sejalan dengan perhatian Raihan selama ini terhadap penguatan publikasi sekolah Muhammadiyah. Dalam workshop yang digelar MPI dan Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Depok pada Agustus lalu, ia menegaskan bahwa banyaknya kegiatan tanpa publikasi hanya akan berakhir sebagai dokumentasi, sedangkan kegiatan yang dikelola sekaligus dipublikasikan dapat membentuk reputasi lembaga.
Terpesona dengan Suasana dan Semangat SD Muhammadiyah 3 Depok
Kunjungan ke SD Muhammadiyah 3 Depok memberikan kesan tersendiri bagi Raihan. Ia melihat sekolah bukan hanya sebagai tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya budaya, karakter, kreativitas, dan komunikasi.
Suasana sekolah yang dinamis, interaksi antara guru dan peserta didik, serta berbagai aktivitas pendidikan menjadi pengalaman lapangan yang penting bagi penelitian yang sedang dilakukannya.
Bagi Raihan, kunjungan lapangan seperti ini memberikan gambaran nyata bahwa model manajemen komunikasi sekolah tidak dapat dibangun hanya berdasarkan teori.
Diperlukan pemahaman terhadap praktik nyata di sekolah, termasuk bagaimana kepala sekolah memimpin komunikasi, bagaimana guru menyampaikan informasi, bagaimana sekolah membangun hubungan dengan orang tua, dan bagaimana lembaga memanfaatkan media digital untuk menyampaikan berbagai program dan prestasinya.
Penelitian yang dilakukan Raihan diharapkan dapat menghasilkan sebuah model manajemen komunikasi yang dapat diterapkan dan dikembangkan oleh sekolah dasar dan menengah Muhammadiyah di Kota Depok.
Model tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi internal sekolah sekaligus meningkatkan kemampuan sekolah dalam membangun hubungan dengan orang tua, masyarakat, Persyarikatan, dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
Dengan demikian, komunikasi tidak lagi dipandang sekadar sebagai aktivitas menyampaikan informasi, tetapi menjadi bagian integral dari manajemen sekolah dan strategi peningkatan kualitas pendidikan.
Bagi SD Muhammadiyah 3 Depok kunjungan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk melakukan refleksi dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sekolah.
Sebagai Kepala SD Muhammadiyah 3 Depok, saya menyambut baik kedatangan Raihan, seraya mendoakan sukses program doktoralnya dan bisa menjadi rektor. Insya Allah sukses untuk posisi rektor.
Kunjungan M. Raihan juga memperlihatkan adanya hubungan yang erat antara gerakan pendidikan, literasi, komunikasi, dan transformasi digital dalam membangun sekolah Muhammadiyah yang berkemajuan.
Diharapkan penelitian ini nantinya memberikan kontribusi akademik sekaligus rekomendasi praktis bagi pengembangan sekolah Muhammadiyah di Kota Depok, sehingga semakin mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, komunikatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.
*Kepala SD Muhammadiyah 3 Depok; Ketua MPK SDI PDM Kota Depok



