Amal Usaha Muhammadiyah

Abdul Mu’ti: Pendidikan Inklusif Kunci Bangun Peradaban, Ajak Nasyiatul Aisyiyah Jadi Mitra Strategis

Iklan-Mu (Banner)

PDMDEPOK.COM – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, menyampaikan pesan penting seputar transformasi pendidikan inklusif dan akselerasi literasi bagi perempuan muda dalam Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Surakarta.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan baru Nasyiatul Aisyiyah. Ia menyebut sosok pemimpin NA sebagai figur yang sangat cerdas dan diyakini mampu membawa organisasi ini menjadi gerakan berkemajuan yang berkontribusi bagi peradaban bangsa.

Ia juga menyoroti keunikan Muktamar kali ini yang disebutnya sebagai satu-satunya muktamar lintas usia, di mana suami dan anak-anak dari kader turut hadir dan terlibat dalam rangkaian acara.

Kunci Kualitas Bangsa Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kualitas suatu bangsa sangat ditentukan oleh pendidikan, khususnya pendidikan pada masa-masa balita. Dalam hal ini, ia menempatkan peran ibu dan guru sebagai penentu kualitas pendidikan tersebut.

“Guru tidak sebatas menjadi agen pembelajaran, tetapi agen yang membangun peradaban,” ujarnya.

Ia berharap ke depan Nasyiatul Aisyiyah dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu, sehingga kesenjangan pendidikan di Indonesia dapat diatasi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif sebagai upaya membangun integrasi sosial. Menurutnya, sekolah adalah tempat pembentukan karakter dalam proses melahirkan generasi yang unggul.

Empat Makna AmanahMenyinggung soal kepemimpinan, Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa kepemimpinan adalah amanah, sebuah kata yang disebutkan sebanyak enam kali dalam Al-Qur’an. Ia menjabarkan empat makna amanah, yaitu kepercayaan, profesionalisme, tanggung jawab yang harus ditunaikan dan dipertanggungjawabkan, serta beban yang harus dipikul.

Ia menambahkan, meski kesulitan, tantangan, dan beban akan selalu menyertai, siapa pun yang menunaikan amanah dengan sungguh-sungguh akan menjadi golongan yang menang dan berhasil sesuai janji Allah.

Prinsip 3P

Di akhir sambutannya, Abdul Mu’ti mengajak para pemimpin Nasyiatul Aisyiyah untuk menjalankan komitmen tinggi melalui tiga prinsip, yakni Promise(menyampaikan gagasan), Policy (mewujudkan kebijakan), dan Practice (melaksanakannya).”Saya yakin dengan melaksanakan ini, maka Nasyiatul Aisyiyah akan tampil menjadi perempuan-perempuan muda berkemajuan yang membangun peradaban bangsa dan dunia,” tegasnya. (ris, as)

Iklan-Mu (In Content)
Iklan-Mu (In Content)

Related Articles

Back to top button

https://dolanlink.com/

https://dolankumau88.com/

https://opalsaya88.com/

https://gokumania88.com/

https://gokunih.com/

https://opalkhusus01.org/

https://opalsaya89.com/

https://opalutama.com/

https://skwslot.net/

https://cairbos569.com/

https://cairbosjp.com/

https://caiboswild.com/

https://cairbos.net/