Kursus Lisensi Pelatih Futsal Nasional di Kota Depok Resmi Dimulai dengan Materi Fisik

PDMDEPOK.COM – Asosiasi Futsal Kota (AFK) Depok resmi memulai Kursus Lisensi Pelatih Futsal Level Nasional dengan menghadirkan materi fisik sebagai sesi pembuka yang berlangsung di Sarana Olahraga Universitas Indonesia (SOR UI) Kota Depok, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi program kerja Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat sekaligus mendukung agenda Pemecahan Rekor MURI penyelenggaraan kursus lisensi pelatih futsal secara serentak di Jawa Barat.
Sebanyak 31 peserta mengikuti kursus lisensi tersebut. Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepelatihan, AFK Depok memberikan subsidi sebesar Rp2 juta kepada setiap peserta, sehingga diharapkan semakin banyak pelatih yang memiliki kompetensi dan lisensi resmi sesuai standar nasional.
Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai kondisi fisik dalam futsal modern yang disampaikan oleh Instruktur Fisik Nasional PSSI sekaligus peraih medali emas cabang olahraga futsal pada SEA Games Thailand 2025, Ilham Mulyawan. Materi tersebut membahas pentingnya aspek kebugaran, penyusunan program latihan fisik, pengukuran kapasitas atlet, hingga penerapan metode latihan yang sesuai dengan karakteristik permainan futsal yang cepat dan dinamis.
Ilham Mulyawan menegaskan bahwa pemahaman mengenai aspek fisik merupakan fondasi penting yang harus dimiliki setiap pelatih sebelum menyusun program latihan bagi atlet.
“Seorang pelatih harus memahami bahwa kondisi fisik bukan hanya soal kebugaran, tetapi menjadi dasar dalam membangun performa pemain. Program latihan fisik harus disusun secara terukur, bertahap, dan disesuaikan dengan usia, kebutuhan, serta karakter permainan futsal agar mampu meningkatkan performa sekaligus meminimalkan risiko cedera,” ujar Ilham.
Menurutnya, perkembangan futsal modern menuntut pelatih untuk terus memperbarui pengetahuan dan pendekatan latihan berdasarkan ilmu keolahragaan yang terus berkembang. Oleh karena itu, kursus lisensi menjadi momentum penting bagi para pelatih untuk meningkatkan kapasitas profesional mereka.
“Futsal saat ini berkembang sangat cepat. Pelatih tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman bermain, tetapi juga harus memahami sport science, periodisasi latihan, recovery, hingga evaluasi performa pemain. Melalui kursus lisensi ini kami berharap para pelatih mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di klub masing-masing sehingga kualitas pembinaan atlet juga semakin meningkat,” katanya.
Ilham juga mengapresiasi langkah AFK Depok yang memberikan subsidi kepada seluruh peserta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas kepelatihan di daerah.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Ketika organisasi memberikan akses dan dukungan kepada para pelatih untuk mengikuti lisensi, berarti mereka sedang berinvestasi pada masa depan futsal. Semakin banyak pelatih yang kompeten, maka pembinaan pemain usia dini hingga prestasi akan semakin berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, opening ceremony Kursus Lisensi Pelatih Futsal Level Nasional dijadwalkan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, di Sport Hall (SOR) Universitas Indonesia, Kota Depok. Kursus Lisensi Pelatih Futsal Level Nasional di Kota Depok akan berlangsung selama tujuh hari dengan rangkaian materi yang disusun secara bertahap. Setelah sesi materi fisik pada Sabtu, kegiatan dilanjutkan dengan materi kepelatihan penjaga gawang (goalkeeper) pada Minggu. Selanjutnya, peserta akan mengikuti pelatihan umum mulai Senin hingga Kamis yang mencakup aspek teknis, taktis, metodologi kepelatihan, dan manajemen latihan. Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup pada Jumat melalui ujian praktik sebagai bagian dari proses evaluasi untuk memperoleh lisensi pelatih futsal level nasional.



